Kamis, 15 Agustus 2013

Hidup tanpa punya apa-apa emang pedih, namun lebih pedih lagi jika hidup tanpa punya siapa-siapa


Pagi itu Rian berangkat sekolah sambil membawa nampan berisi gorengan yang dia masak dari subuh. Dengan riang gembira dia melangkah menuju sekolah. Rian kecil sudah hidup sebatang kara. Ibunya meninggal saat melahirkannya, sedangkan ayahnya meninggal saatnya berumur 2tahun.


Rian berjualan gorengan demi menafkahi diri dan membayar sekolahnya. Teman-temannya ada yang mensupportnya, ada juga yang mencibirnya. Namun, dia nggak bakal ngedengerin komentar pedas orang-orang  yang tak pernah memberinya nasi. Dia sudah terbiasa hidup sendiri, itulah kenapa dia tak mudah untuk diintimidasi.Dahulunya tinggal di panti Asuhan dari umur 3 tahun sampe umurnya 8 tahun. Kerena Pamannya tidak tega melihatnya hidup di Panti Asuhan kemudian diambillah dia dari panti asuhan tersebut. Lalu dia mulai belajar hidup mandiri dan tinggal di rumah orang tuanya yang telah dulu meninggalkannya,terlihat rumahnya sudah hampir tidak layak huni. Namun  dengan bekal ilmu mengurus diri yang diajarkan di panti asuhan dan dibantu oleh pamannya,kini rumahnyapun dapat dihuni seperti dahulu kembali.


Terkadang manusia harus bisa menyaring perkataan orang lain jika ingin kehidupannya kita maju. Namun terlalu banyak mendengarkan omongan orang, akan membuat kita menjadi sesuatu yang jauh dari jati diri kita sendiri, akhirnya kita cuma jadi "wayang" yang dikendalikan omongan orang tanpa bisa bergerak sendiri. Orang yang terlalu sering mendengerin omongan orang lain daripada dengerin isi hati sendiri itu biasanya orang-orang yang diperbudak gengsi. Ya, dia lebih peduli sama apa yang dilihat orang lain, daripada apa yang dia rasakan dan jalani.


Suatu hari, Rian pernah di-bully oleh Teman-Temannya di Sekolah Dasar. Saat dia berjualan, para berandalan itu mencicipi gorengannya satu-satu. Mereka gigitin satu-satu gorengan itu, lalu dibalikin ke nampan sambil bilang, "Ah.. gorenganmu gak enak! Males beli ah!!". Rian hanya bisa terdiam dan bersabar, sambil doain para berandalan itumenjadi lebih baik dikemudian hari kelak. Rian tak mau marah, karena baginya amarah tak akan mampu menyelesaikan masalah, justru akan membuat masalah jadi lebih parah. Dan Saat itu, ada seorang cewek yang merhatiin Rian sambil tersenyum penuh haru dari kejauhan.


Saat Masuk Sekolah Menengah Pertama, Rian mencoba untuk memakai  cara lain dalam berjualan gorengan. Dia menitipkan gorengannya di kantin sekolah dengan pembagian keuntungan yaitu 70%:30%. Dan setiap kali dia pulang sekolah, dia mengambil uang hasil penjualan gorengan dari kantin. Suatu hari Rian mendapatkan sesuatu kejadian yang membuatnya merasa Aneh , Rian mengambil Uang dan di nampan wadah gorengannya, ada 30 gorengan tersisa. Padahal dari jumlah uang yang dia terima, harusnya gorengannya habis semua. rianpun merasa bingung.. Kemudian rianpun menanyakan ke mbak Hera sebagai penjaga kantin,
 "Ini uangnya kebanyakan ya mbak? Gorenganku masih nyisa tuh?"

Mbak hera hanya men jawab,
"Iya.. Tadi ada yang beli, udah bayar, tapi nggak jadi ngambil gorengannya.. Ndak tau.. mungkin dia buru-buru, mungkin ini rezeki kamu ian".


Lalu rianpun pulang, ditengah perjalannya dia melihat anak kecil dan ibunya sedang mencari barang-barang bekas, rianpun merasa sedih melihatnya, kemudian dia memberi gorengan yang sis dari kantin tersebut dan memberi sebagian uangnya untuk ibu dan anak kecil tersebut.
“ibu, ini ada sedikit uang dan gorengan untuk ibu, saya lihat ibu sedang kelaparan, ambil saja bu tak usah malu-malu” sahut rian
“iya nak makasih yah,”


Memasuki jenjang SMA, Rianpun masih berjualan gorengan. Tapi caranya udah beda. Walaupun jualan gorengan, dia tetap mengikuti zaman. Kalo dulu dia jualan gorengan di kelas, sekarang dia jualan gorengan via facebook. Jadi tiap ada orang upload foto makanan difacebook, Rian bakal ngasih komen: "Cek fb aku ya kak.. Ada gorengan gurih Murah dan lezat buat nemenin kamu makan hari ini.. :)"

Kini gorengan rianpun menjadi lebih variatif. Ada Rainbow Gorengan, Cupcake Goreng, Eskrim Goreng, dan Donat Goreng. Tentunya dengan menu sevariatif dan seunik itu, dagangan rian pun jadi laris banget dong.


Dalam bisnisnya, rian mendapatkan banyak sekali pelanggan tetap. Tapi di antaran pelanggan-pelanggan itu, ada satu pelanggan yang cukup aneh sikapnya. Pelanggan itu bernama bunga. Tuh cewek suka mesen gorengan yang ada di facebook rian via SMS. "Halo.. Aku pesen Rainbow Gorengan 20 ribu ya.. Uangnya udah aku transfer via Paypal."


Kenapa via Paypal? Karena bunga tinggal di Amsterdam. Saat rian minta alamat bunga untuk mengirimkan gorengannya via FedEx, bunga pun selalu menolak. Jawaban bunga selalu begini, 

"Ndak usah dikirim.. Itu aku beli buat kamu kok.. Aku cuma mau mastiin kamu ndak kelaperan hari ini.."


Sebenernya rian lumayan bingung dengan sikap bunga, tapi dia mencoba untuk tidak begitu memikirkan siapa bunga sebenarnya. Karena rian percaya bahwa Orang baik, pasti akan dipertemukan dengan orang baik juga. Rian kembali fokus kepada kerjaannya.


Hari-hari berlalu, bulan dan tahun terus berlalu. Saat lulus SMA rian tetap sibuk mengurusi pekerjaannya, dan bunga tetap rutin ngorder gorengannya sambil bilang,
"Ndak usah dikirim.. Itu aku beliin buat kamu kok.. Aku cuma mau mastiin kamu ndak kelaperan hari ini.."


Seiring berjalannya waktu,Lambat laun usaha rian semakin maju. Omzet dari jualan gorengannya udah jutaan. Akun facebooknya pun isinya bukan cuma gorengan lagi. Tapi lebih banyak berisi foto dia jalan-jalan ke luar kota dan ada foto yang sedang berada di tokyo.


Tampaknya rian mulai lupa bagaimana kehidupan masa lalunya. Apa yang dia lakukan sekarang cuma sekedar mengejar kesenangannya. Hilang sosok rian yang sederhana. Yang muncul sekarang adalah sosok yang sedang "balas dendam" kepada kejamnya hidup di masa lalu. Tapi mengejar kesenangan pun ada titik jenuhnya. Titik jenuh itu datang saat semua terasa hambar dan sia-sia. Tak ada lagi makanan yang terasa enak, karena sudah terbiasa makan enak. Tak ada lagi rasa syukur, karena hampir lupa rasanya hidup kekurangan. Semua kemewahan itu benar-benar jadi pemicu kehambaran. Pemicu kehambaran hidup terbesar adalah saat kita tak punya lagi tujuan hidup.


Saat rasa hambar menyapa, rian teringat kebahagiaan-kebahagian kecil yang dia dapatkan setiap harinya dulu. Ya, kebahagiaan itu adalah kalimat "Aku cuma mau mastiin kamu nggak kelaperan hari ini". Dia baru ingat, bagian itu sudah tak ada lagi semenjak rian terhanyut dalam kesenangan dan kemewahannya. rian baru sadar bahwa ada bagian paling berharga di masa lalunya yang sudah menghilang. Sekecil apapun sebuah perhatian, kalau hal itu rutin dilakukan, pasti akan berubah menjadi candu bagi orang yang dikasih perhatian.


Rian pun mencoba mencari bunga. Dia stalking facebooknyabunga. Tapi di sana cuma ada foto-foto gorengan. Tidak ada foto wajah bunga. Rian pun merasa sangat  bingung, dia tak tau bagaimana dia menemukan orang yang dia tak tau bagaimana wujudnya. Uang sebesar apapun tak akan mampu membantu rian menemukan bunga. Ternyata perasaan semacam itu ada ya? Bagaimana mungkin orang bisa merasa kehilangan, sesuatu yang belum pernah dia miliki? Itulah manusia. Penuh dengan perasaan tak terduga.


Berbulan-bulan bahkan 2tahun lebih rian mencoba mencari tau di mana bunga, tapi tak ada hasil. Nomor bunga yang biasanya dipake untuk mesen Gorengan pun kini  tak bisa dihubungi. Kata operatornya, “nomor itu sudah tak terdaftar”.


Rian merasa hidupnya semakin kehilangan warna. Segala kemewahannya hanyalah penghasil tawa, bukan bahagia. Tawa bisa hilang dalam hitungan detik. Tapi rasa bahagia tak akan hilang ketika diingat, karena akan selalu terasa menggelitik.


Saat rian mulai putus asa terhadap pencariannya, rian mencoba melakukan hal nekat. Dia ingin kembali menjadi dia yang dulu. Dengan begitu, dia berharap hidupnya kembali berwarna karena dia bisa merasakan lagi susahnya merintis karier. Merasakan lagi kelaparan karena uang pas-pasan. Dan mengalami lagi sebuah "petualangan", bukan hanya sekedar kesenangan. Dia jual semua benda mewah yang dia miliki. Rumah, Mobil, segalanya dia jual, lalu uangnya dia sumbangkan ke Panti asuhan tempat di mana dia pernah tinggal selama balita.


Praktis kini rian sudah tak punya apa-apa. Tapi yang jelas, rian kembali punya tujuan hidup. Ada sedikit uang yang tersisa. Uang itu dia gunakan bukan untuk jualan gorengan lagi. Dia ingin mencoba usaha baru, jualan parfum. Kenapa rian tak mau jualan gorengan lagi? Karena rian sudah sukses di bidang itu. Dia tak mau melakukan hal yang sama, petualangan yang sama dan kesuksesan yang sama. Yap, kadang manusia tidak mutlak membutuhkan uang, manusia itu selalu punya jiwa petualang. Di mana uang hanya jadi sarana, jadi pilihan yang paling tepat untuk bisa menikmati hidup itu adalah dengan memiliki uang secukupnya, bukan sebanyak-banyaknya. Karena semakin banyak uang yang dimiliki, maka semakin banyak pilihan hidup yang bisa dipenuhi. Di titik itu, rasa hambar akan kembali menghampiri.


Kini rian jualan parfum via web pribadi dan twitter. Dia berjualan seperti dulu, dengan harapan dia bisa merasakan indahnya meniti karier seperti waktu itu. Suatu sore, rian mendapatkan orderan parfum via SMS, "Mas, aku pesan parfum Hugo Boss Trully Bossy ya.."

rian pun menjawab, "Oke Bro.. Nanti setelah anda transfer, barang akan saya kirim.."

Pembeli itu membalas lagi, "Kok bro? Saya cewek loh.. hehe."

rian buru-buru minta maaf, "Maaf, mbak.. Saya kira anda cowok.. soalnya itu parfum untuk cowok.. Maaf.."

SMS itu berbalas lagi, "Haha.. Gapapa.. Uangnya sudah aku transfer sesuai prosedur yang kamu tulis di web. Parfumnya tak perlu dikirim.. Aku cuma mau mastiin, kamu wangi hari ini.. Saat ketemu aku nanti. ;)"


Balasan SMS itu membuat senyum simpul penuh kebahagiaan yang sudah lama tak muncul di bibir Supri merekah. rian pun menjawab, "Terima kasih ya.. Dari kamu aku jadi belajar, Hidup tanpa punya apa-apa emang pedih, namun lebih pedih lagi jika hidup tanpa punya siapa-siapa.
Bunga. :)"


                Seiring berjalannya waktu rian dan bunga pun bertemu karena keduanya telah sama-sama cinta akhirnyapun keduanya menikah dan kini mereka tinggal pusat Ibukota. Rianpun semakin sukses dengan bisnis orderan parfumnya sementara bunga kini sukses sebagai manager disebuah Perusahaan terkemukan di Pusat Ibu Kota


                Semoga cerita ini mampu menginspirasikan pembaca karena kesenangan pun ada titik jenuhnya,
Sekecil apapun sebuah perhatian, kalau hal itu rutin dilakukan, pasti akan berubah menjadi candu bagi orang yang dikasih perhatian,
percaya bahwa Orang baik, pasti akan dipertemukan dengan orang baik juga,
dan Hidup tanpa punya apa-apa emang pedih, namun lebih pedih lagi jika hidup tanpa punya siapa-siapa.
Semoga bermanfaat terima kasih 

Tips makan sehat untuk remaja



Hidup sehat sebaiknya dimulai sejak kecil. Namun biasanya remaja yang jauh dari orang tua mulai kehilangan kontrol atas makanan sehatnya. Agar kesehatan tetap terjaga, simak tips makan sehat untuk remaja selengkapnya seperti yang dilansir dari Huffington Post .

Makan apapun untuk sarapanRemaja dan orang dewasa cenderung suka melewatkan sarapan. Padahal sarapan penting untuk meningkatkan kualitas memori jangka pendek. Jadi cobalah makan apapun di pagi hari. Misalnya segelas susu, buah-buahan, atau bahkan kopi.

Menyimpan banyak camilanTerkadang, remaja juga tidak sempat makan siang karena jadwal sekolah atau kuliah yang sangat padat. Jadi penting bagi mereka untuk menyimpan banyak camilan. Sehingga meskipun tidak makan siang, remaja bisa menikmati camilannya. Namun camilan yang dikonsumsi harus bergizi, seperti buah-buahan, biskuit energi, dan yang lain yang rendah lemak.

Makan malam cepatJika makan malam bersama keluarga selalu disiapkan dengan baik, remaja tidak punya banyak waktu untuk itu. Mereka butuh makanan lezat yang cepat disiapkan dan lezat saat dimakan. Jadi roti isi adalah salah satu pilihan bagi remaja untuk menikmati makan malam sehat.

Makan sayur dan buahPerlu sedikit campur tangan orang tua untuk masalah yang satu ini, yaitu membiasakan remaja agar mau makan sayur dan buah secara teratur. Sebab remaja cenderung makan makanan yang tidak sehat. Sehingga konsumsi buah dan sayur penting dilakukan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi para remaja.

Jangan khawatir soal nafsu makanBanyak orang yang nafsu makannya meningkat drastis ketika memasuki masa remaja. Jangan khawatir soal hal itu. Sebab remaja memang masih mengalami masa pertumbuhan. Sehingga salah satu akibatnya adalah peningkatan nafsu makan secara drastis.

Tetap harus dikontrolMeskipun nafsu makan meningkat, remaja tetap harus mengontrol porsi makanan yang dikonsumsi. Caranya adalah dengan aktif bergerak atau rajin berolahraga. Sebab jika tubuh hanya diberi makan namun kalori tidak dikeluarkan, sisa makanan akan berubah menjadi lemak yang meningkatkan berat badan.
Itulah tips makan sehat untuk remaja. Meskipun aktivitas begitu padat, jaga kesehatan tubuh dengan mengonsumsi makanan sehat!

Semoga bermanfaat :)

10 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan

Badan anda kurang ideal?? dan tidak merasa PD untuk beraktifitas.
Berikut ini tipsnya, seperti dikutip dari All Women Stalk.

1. Tingkatkan Waktu Olahraga
Jika Anda memiliki jadwal olahraga yang rutin, saatnya menambahkan porsi dan waktu berolahraga. Bagi Anda yang tidak memiliki jadwal rutin, segeralah datang ke gym. Cobalah menggunakan elliptical trainer selama 40 menit dalam 5 hari, ini akan membantu Anda mengurangi berat badan, serta badan akan terasa lebih bugar.

2. Hindari Minuman Bersoda
Di dalam sebotol kecil minuman bersoda terdapat 250 kalori yang semuanya berasal dari gula. Selain itu, di dalam minuman soda tidak terdapat vitamin. Wanita yang terlalu sering minum minuman bersoda akan lebih besar kemungkinannya terkena obesitas, diabetes atau osteoporosis.

3. Lupakan Junk Food
Makanan cepat saji sarat akan kalori yang kebanyakan berasal dari lemak. Bahkan, satu porsi makanan cepat saji terutama yang jenis junk food mengandung seluruh jumlah kalori yang kita butuhkan dalam satu hari. Jangan konsumsi makanan cepat saji dan berat badan Anda akan berkurang dalam seminggu.

4. Kurangi Porsi Makan
Tentu sangat sulit bagi Anda untuk mengurangi porsi makan. Oleh karenanya, Anda bisa langsung menyisihkan setengah porsi makanan dari piring. Tetaplah berpegang pada porsi makan yang lebih kecil.

5. Makanlah Lebih Sering
Makan lima kali sehari dalam porsi kecil akan membantu metabolisme tubuh dan membantu menurunkan berat badan. Dengan makan lebih sering dalam porsi kecil akan membuat Anda tidak merasa lapar sehingga mencegah rasa lapar dan hasrat makan yang berlebihan.

6. Perbanyak Buah dan Sayur
Jika Anda serius ingin menurunkan sedikit berat badan dalam seminggu, salah satu cara yang yang dapat dilakukan selain menambah kuantitas makan adalah memperbanyak buah dan sayur . Anda bisa mengganti keripik kentang atau cokelat dengan buah. Dengan begitu tidak hanya berat badan Anda yang turun tetapi tubuh juga mendapatkan nutrisi sehat.

7. Minumlah Sebelum Makan
Apakah Anda tahu minum air putih 5-10 menit sebelum makan dapat mengurangi rasa lapar? Minumlah air sebelum makan dan Anda akan dapat mengurangi porsi makan. Dengan memperbanyak minum air putih dapat juga membantu tingkatkan metabolisme tubuh.

8. Cari Aplikasi yang Membantu Program Diet
Sekarang ini banyak aplikasi yang bisa didownload secara gratis maupun berbayar, untuk memudahkan Anda menjalani program diet sehat dimanapun dan kapanpun.

9. Ganti Nasi Putih dengan Nasi Merah
Solusi jika ingin langsing dalam waktu cepat adalah mengganti karbohidrat putih dengan karbohidrat kompleks. Karbohidrat ini memerlukan waktu lama untuk dicerna oleh tubuh, sehingga perut terasa kenyang lebih lama. Ditambah lagi karena sulit dicerna, tubuh jadi menggunakan banyak energi yang berguna mengurangi kalori. Nasi merah, kentang (rebus), kacang-kacangan dan roti gandum termasuk dalam kelompok karbohidrat kompleks yang kaya serat.

10. Hindari Makanan yang Digoreng
Makanan yang digoreng sangat berpotensi menyimpan lemak trans yang bisa meningkatkan kolesterol dan menyebabkan penimbunan lemak berlebihan di dalam tubuh. Oleh karena itu sebaiknya konsumsi makanan yang diolah dengan cara direbus, panggang, pepes, kukus atau sup.

Kamis, 25 Juli 2013

"Kisah 3 Pelajar Yang Mencari Dunia dan Mati Dihadapan Dunia Mereka"


Sebuah riwayat yang berkait dengan Syeikh Abu Hassan Al-Syatiri RA.
Pernah pada suatu hari beliau membawa ketiga muridnya berjalan-jalan.
Di tengah jalan ketiga muridnya bertanya,"Wahai guru kami, kamu selalu mengajarkan kepada kami bahawa Allah itu'Ala Kulli Shay'in Qadeer'Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Sekarang kami ingin agar supaya kekuasaan Allah itu bisa kami lihat buktinya. Mintalah kepada Allah sesuatu yang kami inginkan."
Syeikh Abu Hassan Al-Syatiri RA mengatakan,"Bersabarlah kalian."
Tetapi ketiga-tiga muridnya tetap juga memaksa. Kemudian, Syeikh Abu Hassan Al-Syatiri RA meminta kepada ketiga muridnya untuk mengumpulkan batu-batu kecil. Setiap murid mengumpulkan batu-batu kecil sehingga ada 3 kumpulan batu kecil.
Kemudian Syeikh Abu Hassan Al-Syatiri mengangkat tangannya dan berdoa, begitu juga dengan ketiga muridnya.
Berubah batu itu menjadi emas. Selepas batu itu bertukar menjadi emas, kemudian ketiga muridnya mengatakan,"Wahai guru, disinilah tempat berhentinya perjalanan kami."(maksudnya ketiga murid syeikh ini belajar dan menghadiri majlis-majlis ta'lim tujuannya adalah mencari dunia. Di dalam hatinya tiada cinta kepada Allah tetapi cinta kepada dunia)
Syeikh Abu Hassan Al-Syatiri RA meneruskan perjalanannya dan ketiga muridnya tidak mengikuti gurunya. Begitu selesai ternyata ketiganya lapar.
Kemudian berkata salah seorang daripada ketiga murid itu,"Kita lapar, kita harus beli makanan. Kalau begitu kita harus mengutus salah seorang daripada kita untuk membeli makanan."
Yang lain berkata,"Baiklah. Kita tidak mempunyai wang, ambillah satu batu dari batu-batu kita untuk membeli makanan."
Salah seorang daripada mereka mengambil batu dan kemudian mencari kedai yang dekat untuk membeli makanan.
Yang mencari makanan ini berfikir,"Kalau seandainya aku membeli makanan untuk berdua temanku yang aku tinggalkan dan makanan itu aku campur dengan racun, pasti mereka berdua akan mati dan aku bisa mendapatkan kekayaan yang lebih besar, semua emas mereka akan aku miliki."
Dua murid Syeikh Abu Hassan Al-Syatiri yang tertinggal berfikir yang sama. Mereka bermusyawarah untuk melakukan kejahatan, mereka mengatakan,"Seandainya teman kita nanti datang membawa makanan dan kita bunuh dia maka kekayaan (emas) dia akan kita bahagi menjadi dua."
(Orang yang dihatinya ada cinta kepada dunia, akan mahir berbagai macam perbuatan yang tidak baik yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan)
Kemudian terjadilah apa yang dirancangkan, pulanglah yang membawa makanan lalu dibunuh oleh kedua temannya dan makanan yang dibawa kemudian dimakan oleh keduanya maka matilah kedua murid itu oleh kerna racun yang dicampur ke dalam makanan.
Ketiga-tiganya mati dihadapan emas-emas atau dunia yang mereka miliki.
Tidak terlalu lama kemudian, Syeikh Abu Hassan Al-Syatiri kembali dari perjalanannya dan melihat ketiga muridnya dalam keadaan mati dihadapan dunia yang mereka cintai.
Dan keluarlah dari mulut Syeikh Abu Hassan Al-Syatiri,"Cinta dunia adalah merupakan pangkal dari segala kerosakan."
"Ya Allah, anugerahkan kepadaku cinta-Mu dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu, dan amal perbuatan yang mendekatkan aku kepada cinta-cinta itu."
Dikisahkan oleh Prof Dr. Al-Habib Umar Ibrahim As Seggaf
اللهمَّ صلِّ على سيِّدنا محمَّد وعلى آلِه وصحبِه وسلِّم

Sabtu, 13 Juli 2013

Kisah Yang mengharukan

Tatkala masih di bangku sekolah, aku hidup bersama kedua orangtuaku dalam lingkungan yang baik. Aku selalu mendengar doa ibuku saat kupulang dari keluyuran dan begadang malam. Demikian pula ayahku, ia selalu dalam shalatnya yang panjang. Aku heran, mengapa ayah shalat begitu lama, apalagi jika saat musim dingin yang menyengat tulang.
Aku sungguh heran, bahkan hingga aku berkata kepada diri sendiri :
"Alangkah sabarnya mereka....setiap hari begitu...benar- benar mengherankan! "
Aku belum tahu bahwa disitulah kebahagiaan orang mukmin dan itulah shalatnya orang-orang pilihan. Mereka bangkit dari tempat tidurnya untuk munajat kepada Allah.
Setelah menjalani pendidikan, aku tumbuh sebagai pemuda yang matang. Tetapi diriku semakin jauh dari Allah. Padahal berbagai nasehat selalu kuterima dan kudengar dari waktu ke waktu.
Perkenalanku dengan teman-teman membuatku agak ringan menanggung beban sebagai orang terasing.
Disana, aku tak mendengar lagi suara bacaan Al-Qur'an. Tak ada lagi suara ibu yang membangunkan dan menyuruhku shalat. Aku benar-benar hidup sendirian, jauh dari lingkungan keluarga yang dulu kami nikmati.
Pendidikan baruku sungguh menyenangkan. Aku lakukan tugas-tugasku dengan semangat dan dedikasi tinggi.
Tetapi, hidupku bagai selalu diombang-ambingkan ombak. Aku bingung dan sering melamun sendirian .... banyak waktu luang ... pengetahuanku terbatas.
Aku mulai jenuh ... tak ada yang menuntunku di bidang agama. Aku sebatang kara.
Aku bosan dengan rutinitas.. Sampai suatu hari terjadilah sebuah peristiwa yang hingga kini tak pernah aku lupakan.
Ketika itu, aku pergi kesebuah rumah sakit ternama di kawasan Jakarta, Aku melihat seseorang wanita yang terbujur kaku dalam kondisi Koma, Terlihat ada yang menuntun mereka mengucapkan kalimat syahadat. Ucapkanlah "Laailaaha Illallaah .... Laailaaha Illallaah .." Namun wanita tersebut Hanya bisa terdiam dengan nafas yang tersenggah-senggah, Tak lama kemudian tak ada yang gerakan dari seorang wanita tersebut, Lalu akupun bergegas untuk memanggil dokter, dan dokterpun sudah tak sanggup lagi menolongnya, Tangisan dari keluarga tersebut semakin keras keras dan keras,
Ia berkata "Manusia akan mengakhiri hidupnya dengan baik atau buruk.. Kesudahan hidup itu biasanya pertanda dari apa yang dilakukan olehnya selama di dunia".
Perjalanan ke rumah sakit terasa singkat oleh pembicaraan kami tentang kematian. Pembicaraan itu makin sempurna gambarannya tatkala ingat bahwa kami sedang membawa mayat. Tiba-tiba aku menjadi takut mati. Peristiwa ini benar-benar memberi pelajaran berharga bagiku. Hari itu, aku shalat khusyu' sekali.
Tetapi perlahan-lahan aku mulai melupakan peristiwa itu. Aku kembali pada kebiasaanku semula ... Aku seperti tak pernah menyaksikan apa yang Peristiwa tersebut, Tetapi sejak saat itu, aku semakin sering khawatir tentang keadaan orang tua yang kini aku tak bersama mereka.
Sungguh akupun rindu akan suasana-suasana pada saat aku kecil dulu, namun apa daya akupun beranjak dewasa dan harus biasa hidup mandiri dan jauh dari perhatian orang tua
* * *
Bila tiba saatnya kelak, kita menghadap Allah Yang Perkasa, hanya ada satu harap, semoga kita menjadi penghuni surga. Biarlah dunia jadi kenangan, juga langkah-langkah kaki yang terseok, di sela dosa dan pertaubatan.
Hari ini, semoga masih ada usia, untuk mengejar surga itu, dengan amal-amal yang nyata : "memperbaiki diri dan mengajak orang lain"..
Allah SWT berfirman: "Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. "
(QS. Al-Imran:185)
Rasulullah SAW telah mengingatkan dalam sabdanya, "Barang siapa yang lambat amalnya, tidak akan dipercepat oleh nasabnya."
Orang yang cerdik dan pandai adalah yang senantiasa mengingat kematian dalam waktu-waktu yang ia lalui kemudian melakukan persiapan persiapan untuk menghadapinya.
Note : amalkan ilmu, sampaikan walau satu ayat. Salah satu amalan yang terus mengalir walau seseorang sudah mati adalah ilmu yang bermanfaat.
Begitulah hendaknya kamu nasehati dirimu setiap hari karena kamu tidak menyangka mati itu dekat kepadamu bahkan engkau mengira engkau mungkin hidup lima puluh tahun lagi, kemudian kamu menyuruh dirimu berbuat taat, sudah pasti dirimu tidak akan patuh kepadamu dan pasti ia akan menolak dan merasa berat untuk mengerjakan ketaatan.
Nasehat ini terutama untuk diri saya sendiri, dan saudara-saudaraku seiman pada umumnya.

Kamis, 11 Juli 2013

Ketika Jarak Menjadi Alasan, Yang dekatpun menjadi Pilihan




Pacaran jarak jauh, atau yang lebih gaul dan keren disebut Long Distance Relationship (LDR), seringkali dijudge sebagai hubungan yang tidak serius dan lebih baik jangan dijalani karena banyak makan hati dan pikiran . Coba, siapa yang setuju dengan pernyataan tersebut?
Setelah bertanya kepada para sahabat, tak sepenuhnya setuju. Karena telah banyak pula yang membuktikan bahwa LDR tidak seburuk itu. Mereka berpegang prinsip 4K yaitu Komitmen. Komunikasi. Kejujuran. Kesetiaan. Tentu semuanya harus menjadi pedoman serta paket yang lengkap agar hubungan tetap langgeng serta awet dan dapat berjalan lancar. Toh sebenarnya tidak jaminan juga bila sering bertemu hubungan langsung lancar dan tanpa kendala. Malah sering ketemu akan membuat kita menjadi Jenuh serta Bosan. Jadi semua kembali pada individualnya yang menjalaninya.




Saat itu aku lagi liburan sekolah, dan ketemu seorang wanita namanya mawar. Kedekatan aku sama dia diawali pas ada suatu kegiatan sekolah. Diantara sekian banyak wanita, hanya dia ngirim SMS ucapan “Selamat Pagi”, yang mana pas aku bales ucapannya “Selamat Pagi juga, Semangat yah buat hari ini” (sambil aku tersenyum melihatnya), malah terdengar sampe keteman-teman dia yang lain, malah berbuah ledekan. “Iih kok dia ngirimnya ke elo siiih. Jangan-jangan ada maksud tuuuh. Cieee” aku pun diledek oleh teman-temannya. Padahal ya aku engga kepikiran sampe kesana. Tapi ya dari situ kami cukup intens SMSan. Tekor juga sekali SMS tuh kalo ga salah 600 perak. Kemudian aku pun ngobrol dengannya hanya sekedar ngobrol kecil biasa aja, engga ada maksud PDKT. Pas waktu aku pulang sekolah aku mengajaknya untuk jalan, ketika itu dia pun menerima tawaranku. Disana kami makan, dan nonton. Setelah pulang dari jalan bareng itu, ya makin sering SMS-an. Telponan serta friendster. Entah karena saat itu aku lagi desperate engga punya cewe atau emang diem-diem aku naksir, mulailah PDKT dilancarkan. Awalnya sulit. Dia itu tipe cewe cuek. Sebagai teman, dia sosok yang asik. Tapi sebagai target PDKT, ngedongkolin banget. Gengsinya tiba-tiba naik 100%. Yang biasanya SMS-an balesnya cepet, jadi dilama-lamain dan singkat banget. Biasanya SMS duluan, jadi ga pernah. Engga pernah nyapa aku duluan lagi. Kayanya dia mengendus rencana PDKT yang aku lakukan, jadi dia bersikap defensif. Aku hampir kehabisan akal untuk ngedektin dia.  Untungnya satu hal yang suka aku lakuin ketika aku jatuh cinta atau putus cinta adalah nulis. Entah itu cerpen, puisi, pantun atau lirik. aku mencoba membuat sesuatu yang spesial buat deketin dia. Yaitu lewat puisi dan pantun tentang dia, Sebagai rasa ungkapan perasaan cinta. Ya, kreatipitas emang suka muncul pas lagi falling in love. Pertamanya gue minta alamat dia, pura-pura mau ngasi makanan. Dia kaget. Ngapain aku  ngirim makanan segala. Tapi ya aku bilangini makanan enak banget gak ada duanya pokoknya gak nyesel deh kalau nyobain. Akhirnya dengan makanan itu aku diberikan alamat rumahnya. Pas  sehari setelah aku kirim, dia SMS. Ngerasa terkejut dengan makanan spesial yang aku kasih. Dia pun mulai membuka pembicaraan dengan membaca maksud aku ngirimin itu semua. Aku PDKT sekitar 1 bulan. Singkat kata, akhirnya dia nerima aku.

Seiring berjalannya waktu kamipun berpindah tempat, Aku bertempat tinggal di Jakarta sementara Mawar bertempat tinggal di Bandung. Pertama kalinya aku jalanin hubungan jarak jauh, awalnya aku sedikit pesimis, karena aku engga biasa pacaran jarak jauh. Setelah beberapa hari aku jalanin, sehari, seminggu,1 bulan dan bulan selanjutnya jujur aku kaget.. Karena dalam beberapa bulan cuma bisa beberapa kali berjumpa, padahal dalam hati aku ingin hari-hariku bisa bersamamu. Ketika aku kesepian, aku binggung apa yang harus aku lakukan untuk mengisi hari-hariku yang sepi kini, Ingin aku berjumpa dengannya. Tapi dia jauh dan sangat jauh, Kemudian aku hanya  bisa berdiem dan sedih akan keadaanku saat ini, mungkin karena aku merasa,aku engga mempunya dia yang biasa temani aku lagi, karena kini jarak yang membuat aku dan dia jauh. Tetapi ada sensasi tersendiri bahkan mungkin tertantang untuk menjalaninya. Kadangku merasa iri melihat teman-temanku yang bisa pergi kemana-kemana yang mereka suka dan dapat menghabiskan waktunya berdua, Namun kini aku berbeda dengan mereka. Karena kini jarang bertemu, membuatku setiap bertemu dengannya walau hanya beberapa jam begitu sangat berarti dan aku sangat antusias., Dan karena hubungan yang jauh ini aku dapat belajar betapa berharganya waktu.
             Dulu jika aku sedang rindu dengannya, aku hanya bisa mengirim sebuah pesan singkat dan menelponnya, jika pulsa tidak ada yah berarti tidak bisa berkomunikasi dengannya. Pemakaian internet belom canggih sekarang. Handpone yang banyak dipake pun masih item putih dan masih sedikit orang yang mempunyai Handpone bergambar, Bahkan tidak ditemuin smartphone dengan fasilitas chatting yang mudah kaya BB atau android. Kami mencoba untuk bertahan. Kuat sih 6 bulan lebih, tapi ketika bulan ke-6 LDR itu ada rasa yang ilang akibat jarangnya komunikasi. Akhirnya beberapa hari menjelang bulan ke-7 , kami putus karena mungkin jenuh dan merasa kesepian, Kini, justru ketika aku kehilangan dia, karena emang jarak telah mengikis perasaannya.



Mungkin kini dia telah bahagia dengan seseorang yang telah bersamanya, karena jarak dia bersama pacar barunya lebih dekat dan tak perlu buang-buang uang serta tak akan merasa kesepian kembali karena pacar barunya bisa menemani hari-hari bersama. Sedangkan saat bersamaku dia hanya bisa menghabiskan waktunya hanya sebentar saja bertemunya. Mungkin karena Jarak menjadi suatu alasan untuk menghancurkan hubungan kita. Dan disaat itu pula yang dekat menjadi pilihannya. Sebenarnya aku sangat kecewa dengan keputusannya akan putusnya hubungan ini, karena emang jarak yang telah mengikiskan perasaannya.

                Kegagalan dalam bercinta bukan berarti kiamat , akan tetapi kegagalan adalah sebuah pengalaman dan harus dicarikan solusinya. Hari – hari yang indah kini telah hilang. Aku coba menjalani kehidupanku dengan rasa tegar walau terkadang rasa kesepian hinggap dan selalu menghantui pikiranku.